PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seiring pulihnya kunjungan wisatawan di Bali pasca pandemi, pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan, Kecamatan Baturiti, Tabanan, akan menaikkan harga tiket. Kenaikan mulai berlaku awal tahun 2024 nanti.
Adapun kenaikan harga ini hanya berlaku untuk wisatawan domestik (wisdom) saja. Rinciannya, pada hari biasa naik menjadi Rp40 ribu dari harga sebelumnya Rp30 ribu. Sedangkan, saat akhir pekan atau weekend akan naik lagi menjadi Rp50 ribu.
Sementara, harga tiket untuk wisatawan lokal Bali masih tetap Rp30 ribu. Begitu juga dengan tiket wisatawan mancanegara yakni Rp75 ribu per orang.
Manajer DTW Ulun Danu Beratan I Wayan Mustika mengatakan, kenaikan harga tersebut berdasarkan pengkajian dan studi banding yang telah dilakukan.
Selain itu, untuk menunjang pembenahan infrastruktur yang saat ini dalam tahap pengerjaan, seperti gapuran pintu masuk, jalan dan penambahan wahana baru berupa tanaman kaktus dengan ornamen hewan dinosaurus.
“Kami juga berencana menambah fasilitas penunjang lainnya berupa renovasi dua toilet dengan standar internasional serta spot wisata lainnya agar wisatawan tidak bosan saat berkunjung kembali,” ujarnya, Rabu (6/9/2023).
Menurut Mustika, kenaikan harga tiket di DTW Ulun Danu tidak akan berdapak pada menurunnya jumlah kunjungan wisatawan. Saat ini, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi kepada agent-agent wisata.
“Kami telah sosialisasikan ke agent wisata yang bekerjasama dengan pengelola,” ucapnya.
Ditambahkannya, jumlah kunjungan wisatawan di DTW Ulun Danu Beratan rata-rata mencapai 2.000 orang per hari. Jumlah tersebut bisa meningkat saat akhir pekan. “Kunjungan didominasi oleh wisatawan domestik,” imbuhnya. (ana)