Bencana di Tabanan Bertambah Jadi 225 Titik, Kerugian Ditaksir 20 M

Jalan jebol akibat hujan deras di Banjar Dinas Piling Kawan, Desa Mangesta, Kecamatan Penebel.

 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan menyampaikan data terbaru jumlah titik bencana akibat hujan deras yang terjadi beberapa waktu lalu.

Berdasarkan data per 7 – 9 Juli 2023 tercatat 225 titik bencana yang tersebar di sepuluh Kecamatan Tabanan.

Dengan rincian di Kecamatan Marga 21 titik, Kerambitan 7 titik, Selemadeg Barat 24 titik, Penebel 76 titik, Kediri 18 titik, Tabanan 18 titik, Selemadeg Timur 9 titik, Selemadeg 7 titik, Pupuan 45 titik dan Baturiti 3 titik.

Baca Juga:  Pencarian Hari Ke-6, Lansia Hilang di Tabanan Belum Ditemukan

“Data ini masih bersifat sementara. Tadi saya dapat dua laporan lagi dari Pupuan. Kemungkinan akan ada laporan lagi yang masuk,” jelas Plt Kepala BPBD Tabanan I Nyoman Srinadha Giri, Senin (10/7/2023).

Ia menjelaskan, dari seluruh bencana seperti banjir, tanah longsor yang menutup akses jalan hingga kerusakan fasilitas lainnya ada yang telah selesai ditangani dan masih dalam proses penangan oleh pihaknya bersama warga sekitar.

Baca Juga:  Kebakaran Hanguskan Rumah di Banjar Semaon, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Sementara itu, untuk kerusakan berat seperti jalan jebol yang terjadi di beberapa tempat seperti di Desa Kuwum, Marga; Desa Riang Gede dan Desa Mengesta, Penebel; Banjar Piling Kawan, Desa Mangesta, diperlukan penanganan lebih lanjut dengan melibatkan dinas PUPRPKP.

“Nanti anggaran dan proses perbaikannya akan melibatkan instansi pemerintah yang terkait,” ungkapnya

Baca Juga:  Rumah Warga di Tabanan Dibobol Maling Saat Pengarakan Ogoh-Ogoh, iPad dan Uang Tunai Raib

Srinadha menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat bencana alam ini. Namun, ia memperkirakan kerugian material mencapai Rp20 miliar.

“Perkiraan kerugian itu dilihat berdasarkan kerusakan infrastruktur dan juga masyarakat yang terdampak,” imbuhnya.