Salurkan Beras Rusak ke ASN, Ini Kata PERPADI Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Adanya dua penyosohan beras anggota Persatuan Pengilingan padi dan Pengusaha Beras Indonesia ( PERPADI ) di Tabanan kena suspend dari Perusda Darma Santika.

Maka, terkait hal tersebut Ketua Dewan Pimpinan Cabang DPC PERPADI Tabanan, Ketut Budiarta menyampaikan, memang ada dua anggota PERPADI di suspend oleh Perusda Darma Santika Tabanan.

Hal tersebut disebabkan adanya temuan beras tidak bagus dikirimkan penyosohan anggota DPC PERPADI Tabanan.

Baca Juga:  34 Narapidana Lapas Tabanan Dapat Remisi Idul Fitri

“Ada dua anggota kami menang di sanksi karena, ada memberi beras yang tidak layak konsumsi.Dengan ditemukan hal tersebut tentu akan melakukan pengawasan lebih ketat terhadap para nggota.Sehingga penyaluran beras tidak ada masalah, jika nanti ada anggota tidak mematuhi MoU kami akan berikan sanksi juga”, paparnya, Senin,(16/5) di Tabanan.

Terkait standar beras yang harus dikirimkan ke Darma Santika merupakan beras setara premium.

Baca Juga:  Harga Tiket Masuk DTW Jatiluwih Naik, Wisatawan Tetap Membludak saat Libur Lebaran

“Beras dikirimkan adalah, setara beras premium, golongannya C4, dengan kadar pecah mencapai 15 persen, beras tidak berbau dan tidak kotor”, cetusnya.

Jika dilihat dari pengadaan beras standar premium diinginkan oleh Darma Santika sangat mudah ditemukan di Tabanan. Sembari Budiarta menambahkan, kwalitas gabah dihasilkan di Tabanan maupun teknologi dimiliki oleh penyosohan sampai saat ini cukup bagus.