2 Cold Storage,Dinilai Cukup Menyerap Ikan di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Sampai saat ini Kabupaten Tabanan telah memiliki sebanyak 2 Unit Cold Storage (Gudang Beku) yang dapat dipakai menyimpan ikan jika sewaktu-waktu pemerintah memutuskan membeli ikan dari nelayan maupun pembudidaya.Selain itu, para pelaku usaha yang bergerak di bidang pemasaran diharapkan juga dapat menyerap produksi nelayan dan pembudidaya.

Jika dilihat sampai saat ini, menurut, Sekretaris Ditjen penguatan daya saing produk kelautan dan perikanan Berny A. Subki, kemarin,(Kamis,(29/4) di Tabanan telah memiliki 2 unit Cold Storage,jumlah tersebut sementara dinilai telah menyerap ikan khususnya di Kabupaten Tabanan.

“Gudang beku tetap bisa dimanfaatkan nantinya untuk menyimpan produk perikanan,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Bersama Wagub Giri Prasta Hadiri Pemelaspasan Kantor Desa Kesiut dan Ngenteg Linggih Desa Adat Wanasari

Jika dilihat saat ini di Tabanan telah memiliki 2 Unit Cold Storage dengan kemampuan penyimpanan ikan sebanyak 200 ton.

“Meskipun dengan menampung jumlah ikan tersebut, tentu tetap ditinjau kembali, terutama untuk keperluan apa saja penyimpanan ikan tersebut, apakah untuk pemindangan atau sejenisnya dan ikannya sebagian besar didapat dari mana saja, apakah di luar atau di wilayah Tabanan saja,” ujarnya.

Baca Juga:  34 Narapidana Lapas Tabanan Dapat Remisi Idul Fitri

Jika dilihat secara umum total Cold Storage bisa dikatakan telah mencukupi,baik dimiliki oleh pemerintah maupun swasta yang tersebar diseluruh wilayah di Bali.

“Dengan jumlah dimiliki Bali saat ini tentu membuat peredaran ikan telah bagus sampai saat ini di Bali,” pungkas Subki.