TABANAN – Pantaubali.com – Adanya musibah tanah longsor menimpa warga Perumahan Multi Gria Sandan Sari Blok G bawah Desa Banjar Anyar,Kediri,Tabanan yang mengakibatkan akses jalan keluar masuk 6 KK tertutup urugan tanah.
Melihat volume tanah begitu banyak serta adanya keterbatasan alat dan tenaga.Maka, masyarakat setempat akhirnya meminta bantuan ke Dandim 1619/Tabanan guna membuka kembali akses jalan tersebut,Selasa (19/1).
Menerima laporan tersebut,selain mengerahkan alat berat,dump truck dengan beberapa personil Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Toni Sri Hartanto juga turun langsung membantu masyarakat setempat.
“Adanya laporan dari masyarakat kemarin lusa.Menangapi laporan tersebut maka kami melakukan koordinasi dengan Batalyon Zeni Tempur 18 di Gianyar guna meminjam kendaraan Dum Truk sebanyak 2 unit untuk membantu membuka akses jalan keluar masuk tentu dengan tetap berkoordinasi dengan BPBD dan masyarakat guna membatu membersihkan tanah yang menutupi jalan,” paparnya.
Beberapa anggota diturunkan, 5 orang dari Kodim serta 4 orang dari personil Batalyon Zeni Tempur untuk sopir kendaraan Dam Truk.Jika cuaca mendukung Dirinya mengupayakan satu hari akan mampu ditangani.
Dalam kesempatan tersebut Dirinya menyatakan,kesiapan untuk menerjunkan personil jika seandainya diperlukan atau dibutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut Penasehat Perumahan Multi Gria Sandan Sari Blok G bawah,Sangulan,Tabanan,Agus Mastra mengucapkan, banyak terimakasih atas bantuan yang telah dilakukan oleh Dandim 1619/Tabanan.
“Kami mengucapkan banyak-banyak terimaksih atas bantuan penanganan musibah tanah longsor yang terjadi di perumahan kami ini dengan menurunkan beberapa personil serta alat berat ke lokasi,” sebutnya.
Sembari Dirinya menambahkan,ada 6 KK terdampak dalam musibah ini dikarenakan akses jalan keluar masuk tertutup urugan tanah longsor tersebut.