Dapur SPPG Polres Tabanan di Selbar Target Sasar 3.000 Penerima Manfaat dari Siswa hingga Ibu Hamil

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Polres Tabanan meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polripertama yang berlokasi di Banjar Kutuh, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan.

Peresmian dapur SPPG tersebut dilaksanakan pada Senin (12/1/2026) dan dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati.

Peluncuran dapur SPPG ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam rangka meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak sekolah, balita, dan ibu hamil.

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menjelaskan, dapur SPPG di Selemadeg Barat saat ini menyasar sekitar 1.088 penerima manfaat, yang terdiri dari peserta Kelompok Belajar (KB), anak TK, serta siswa SD hingga SMP di wilayah Kecamatan Selemadeg Barat.

“Dapur SPPG Polres Tabanan di Selemadeg Barat melayani distribusi makanan bergizi dengan radius maksimal 15 kilometer, khusus di wilayah Kecamatan Selemadeg Barat. Target penerima manfaat ke depan mencapai sekitar 3.000 orang, termasuk balita dan ibu hamil,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga:  Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke Tujuh Tempek Subak

AKBP Bayu Pati menyampaikan, dapur SPPG Polri Polres Tabanan berdiri di bekas kantor koperasi desa berlantai dua yang disewa. Sementara itu, penyediaan perlengkapan dapur dilakukan melalui kerja sama dengan yayasan mitra Badan Gizi Nasional yang sebelumnya telah mendirikan dapur SPPG di wilayah Selemadeg Barat.

Di Kecamatan Selemadeg Barat sendiri telah terdapat sekitar tiga dapur SPPG yang menyediakan layanan MBG di sejumlah sekolah. Polres Tabanan juga bekerja sama dengan penyedia SPPG yang telah ada tersebut.

Baca Juga:  Bupati Tabanan Lantik 2.923 PPPK Paruh Waktu

Untuk dapur SPPG yang dikelola Polri, Kapolres menegaskan bahwa operasionalnya telah memenuhi persyaratan khusus, di antaranya memiliki sertifikat, memenuhi kelayakan gizi, serta menerapkan standar keamanan pangan (food security). Pengawasan pelaksanaan SPPG nantinya akan dilakukan langsung oleh Polres Tabanan.

“Operasional dapur SPPG Polres Tabanan didukung oleh 21 staf, yang seluruhnya berasal dari masyarakat setempat sebagai bentuk pemberdayaan warga sekitar,” kata Bayu.

Baca Juga:  Kasus Super Flu Masuk di Indonesia, Masyarakat Diimbau Tak Panik dan Terapkan PHBS

Ke depan, Polres Tabanan akan melakukan penjajakan terhadap wilayah yang belum tercover program Makan Bergizi Gratis. Saat ini, di Kabupaten Tabanan telah berdiri 22 dapur SPPG yang dikelola pihak swasta. Dengan berdirinya dapur SPPG Polres Tabanan, jumlah tersebut bertambah menjadi 23 dapur SPPG.

“Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan BPS serta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan untuk mengetahui jumlah penerima MBG yang belum tercover di masing-masing wilayah,” tutupnya. (ana)