IRT asal Denpasar Mencoba Akhiri Hidup di Tukad Bangkung Berhasil Digagalkan

Percobaan mengakhiri hidup kembali terjadi di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (14/12/2025).
Percobaan mengakhiri hidup kembali terjadi di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Minggu (14/12/2025).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Percobaan mengakhiri hidup kembali terjadi di Jembatan Tukad Bangkung, Desa Pelaga, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Padalah pemerintah telah meningkatkan keamaan dengan memasang pagar pengaman di sisi jembatan.

Pada Minggu (14/12/2025), seorang ibu rumah tangga (IRT) berusia 39 tahun berinisial NKPA nyaris mengakhiri hidupnya di Jembatan Tukad Bangkung. Aksi tersebut berhasil digagalkan berkat kepekaan seorang warga yang mencurigai gelagat korban dan mengikutinya hingga ke lokasi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.23 Wita. Sebelumnya, NKPA yang merupakan warga Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, bertemu dengan saksi berinisial IPEP (23) di pertigaan Angantiga, Petang.

Baca Juga:  Susun RKPD 2027, Bupati Badung Targetkan PAD Tembus Rp10 Triliun

Saat itu saksi tengah berhenti untuk mengenakan jas hujan ketika korban menghampirinya dan menanyakan arah menuju Jembatan Tukad Bangkung.

Saksi kemudian membantu menunjukkan rute menggunakan peta digital. Namun, raut wajah korban yang tampak kosong membuat saksi merasa curiga.

Ketika ditanya tujuan ke jembatan tersebut, korban tiba-tiba menangis dan mengungkapkan sejumlah persoalan pribadi, terutama terkait masalah rumah tangga.

Saksi sempat berupaya menenangkan dan membujuk korban agar mengurungkan niatnya. Namun korban tetap bersikeras melanjutkan perjalanan. Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, saksi pun memutuskan mengikuti korban hingga ke Jembatan Tukad Bangkung.

Baca Juga:  Bupati Badung Tampung Aspirasi Warga Kerobokan Kelod Terkait Rekayasa Lalin

Setibanya di lokasi, korban langsung berusaha melompat. Saksi dengan sigap menahan tubuh korban dan meminta bantuan warga sekitar. Berkat upaya tersebut, percobaan tersebut berhasil digagalkan.

Sekitar pukul 14.45 Wita, pihak keluarga korban tiba di lokasi. Setelah dibujuk oleh keluarga, korban akhirnya dapat ditenangkan. Pada pukul 15.03 Wita, korban kemudian diserahkan kepada keluarganya untuk dibawa pulang ke Denpasar Utara.

Baca Juga:  TP PKK Badung Sinkronkan Program dengan 16 OPD

Petugas menduga tindakan tersebut dipicu oleh tekanan psikologis dan beban masalah keluarga yang dialami korban.

Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengatakan personel Polsek Petang telah mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan serta memastikan kondisi korban aman.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan atau situasi yang berpotensi membahayakan di kawasan jembatan. (ana)