Hari Ke-14 Pencarian WNA Prancis di Gunung Batukaru, Tim SAR Fokus di Titik Temuan Tongkat Korban

Tim SAR gabungan melakukan pencarian WNA Prancis di Gunung Batukaru.
Tim SAR gabungan melakukan pencarian WNA Prancis di Gunung Batukaru.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pencarian terhadap Stein Thibault (15) sebelumnya ditulis Txibo, WNA Perancis yang hilang di Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan, hingga hari ke – 13 atau Sabtu kemarin (7/9/2024), belum juga membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan pun melanjutkan pencarian pada hari ini Minggu (8/9/2024) di sekitar titik penemuan tongkat mendaki yang diduga milik korban di dekat Pancoran Lutung, wilayah Desa Karyasari, Pupuan.

Adapun tongkat ditemukan di ketinggian sekitar 1580 mdpl. Pencarian dilakukan dengan bantuan anjing pelacak.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Jadi Pembicara di BRIN, Pemkab Badung Terima Sertifikat Apresiasi IDSD Tahun 2025

Kapolsek Pupuan AKP Wayan Sudiarba mengungkapkan, tongkat itu ditemukan di jurang kedalaman sekitar 20 meter atau tempat yang diperkirakan korban dan kakaknya pisah.

Tongkat ditemukan oleh warga lokal yang ikut melakukan pencarian bersama tim SAR Gabungan pada Jumat (6/9/2024) lalu.

“Hari ini tim masih memfokuskan pencarian di sekitar Desa Karyasari khususnya lokasi penemuan tongkat yang merupakan jurang sungai yang telah mengering,” ucapnya, Minggu (8/9/2024).

Sudiarba mengungkapkan, jika di hari pencarian ke-14 ini, korban belum ditemukan maka kemungkinan pencarian akan dihentikan. Sebab, dari pihak keluarga tidak meminta perpanjangan masa pencarian lagi.

Baca Juga:  Sidak ke Dua SD di Kota Tabanan, Komisi IV DPRD Tabanan Temukan Perbedaan Mutu Menu MBG

“Sebenarnya kemarin terakhir pencarian, namun tim mencurigai satu titik lagi sehingga dilanjutkan hari ini. Kemungkinan hari ini terakhir pencarian, tapi kami masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari tim,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Stein Thibault bersama ibunya, Mrs Sooman (45) bersama dua saudaranya, Lucas (17) dan Rafael (12), mendaki ke Gunung Batukaru melalui Pura Malen, Desa Pujungan, Pupuan pada Minggu (25/8/2024).

Baca Juga:  Wabup Bagus Alit Sucipta Pimpin Rapat Forkopimda Badung, Jaga Keamanan dan Toleransi Perayaan Nyepi dan Idul Fitri

Namun, hingga pukul 18.00 WITA, mereka tak kunjung tiba di lokasi mereka berencana turun di Desa Wongaya Gede. Kemudian driver mereka, Gusti Ngurah Kusuma Putra, melapor ke Polsek Penebel sekitar pukul 22.00 WITA.

Keesokan harinya, Mrs Sooman dan Rafael berhasil tiba di Penebel. Namun Txibo dan Lucas masih terjebak di gunung.

Tidak berselang lama, Lucas ditemukan dalam kondisi selamat setelah berhasil menyusuri sungai, namun Stein masih belum ditemukan. (ana)