Volume Sampah Meningkat 16 Ton saat Perayaan Tahun Baru

Kepala Bidang 2 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) A. A Gede Agung Dalem.
Kepala Bidang 2 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) A. A Gede Agung Dalem.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Usai perayaan tahun baru, volume sampah di wilayah Kabupaten Badung meningkat kurang lebih 16 ton. Pada hari biasa hanya 534 ton, namun meningkat menjadi 550 ton.

“Artinya selama tahun baru ini hanya pada malam tahun baru saja yang mengalami sedikit lonjakan sampah terutama sampah bekas kembang api,” terang Kepala Bidang 2 Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) A. A Gede Agung Dalem, Rabu (3/1/2024).

Ia mengaku, peningkatan volume sampah ini tidak terlalu signifikan, dikarenakan memang masih bisa terkoordinir dan masih bisa ditampung di beberapa tempat pembuangan sampah yang ada di wilayah Gumi Keris ini.

Baca Juga:  Semarak Jimbaran Culture Festival dan Lomba Ogoh-Ogoh 2025

Misalnya di dua Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) yang berada di Jimbaran dan Mengwitani serta Pusat Daur Ulang (PDU) di Mengwitani. Kemudian, sebanyak 31 TPS 3R, 72 bank sampah juga tersedia, kemudian yang terakhir kami memiliki TPA Sarbagita.

“TPS 3R kemudian Bank sampah menampung sekitar 140 ton dari total sampah per harinya, dan sisanya kita masih buang ke TPA Suwung,” ujarnya.

Baca Juga:  Wanita Asal Buleleng Akhiri Nyawa di Jembatan Tukad Bangkung, Ini Kesaksian Warga Setempat

Dirinya juga menjelaskan ke depannya TPS 3R  akan kita lengkapi di semua desa-desa dan pengelolaan sampah di masyarakat dengan memilah sampah di rumah yang organik dijadikan pupuk, anorganik dicuci lalu dikumpulkan dan bisa dijual.

“Sedangkan sampah residu atau sampah yang tidak dapat terurai bisa dikirimkan ke TPS3R lalu kita musnahkan,” tambahnya. (jas)