TABANAN – Pantaubali.com – Diduga depresi akibat penyakit diderita tidak kunjung sembuh seorang warga Banjar Dinas Bunutin, Desa Payangan, Marga, Tabanan berinisial INS (61) nekat akhiri hidup dengan cara gantung diri di rumah milik korban, Kamis,(7/5).
Adapun kronologis kejadian tersebut menurut, Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia dalam keterangan laporan tertulisnya, Kamis,(7/5) menyampaikan, pada Kamis,7 April 2022 sekitar pukul 09.00 Wita Korban masih bermain bersama cucu di teras rumah miliknya, selanjutnya masuk kedalam rumahnya, kemudian pukul 11.45 Wita menurut salah satu saksi hendak menengok Korban dengan maksud untuk menawarkan makan siang, namun pintu dalam keadaan tertutup.
Mendapati hal tersebut selanjutnya pintu di buka untuk memeriksa namun saat saksi I membuka pintu didapati Korban dalam keadaan leher tergantung dengan menggunakan tali pelastik warna biru di atas pintu kamar Korban.Mendapati hal tersebut selanjutnya saksi berteriak meminta tolong, selanjutnya banyak warga yang datang, kemudian warga menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Payangan untuk melaporkan kejadian tersebut.Selanjutnya Piket Siaga SPKT Polsek Marga mendatangi TKP selanjutnya mengamankan TKP dan melaksanakan Olah TKP.
“Selanjutnya terhadap Korban dilakukan pemeriksaan oleh Team Medis Puskesmas Marga I Dan setelah dilakukan pemeriksaan oleh team medis Korban dinyatakan sudah meninggal dunia.Dari hasil pemeriksaan visum luar, ditemukan Bekas jeratan tali pada leher, ditemukan bercak darah pada dubur, ditemukan air mani, Sudah ada lebam pada telapak kaki, Belum terjadi kaku mayat serta idak ditemukan tanda-tanda kekerasan serta kejanggalan lainnya.Jadi disimpulkan korban murni meninggal akibat gantung diri,” bebernya.
Dirinya menambahkan, adapun motif korban mengakhiri hidup dengan cara gantung Diri karena depresi akibat Penyakit yang diderita tidak kunjung sembuh dan telah berulang kali menjalani perawatan di Rumah Sakit