TABANAN- Pantaubali.com – Akibat curah hujan tinggi mengguyur beberapa daerah di Tabanan belum lama ini akhirnya menimbulkan salah satu musibah berupa senderan merajan atau tempat sembahyang milik salah satu warga di Banjar Dinas Tanah sari,Desa Pajahan,Tabanan,Kamis,(26/11) sekira pukul 18.30 wita longsor.
“Senderan bangunan rencana tempat suci/sanggah merajan kurang lebih ukuranya 6×8 x tinggi 10 meter mengalami longsor akibat curah hujan tinggi,” jelas Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia seijin Kapolres Tabanan,dalam keterangan relisnya,Sabtu,(28/11).
Menurut dirinya laporan baru diterima pada,Jumat,(27/11) oleh salah seorang Bhabinkamtibmas Desa Pajahan bersama Kasi Trantib Kecamatan Pupuan, Kepala Kewilayahan Banjar Dinas Tanah sari Desa Pajahan,Tabanan setiap hari melaksanakan pengecekan tanah longsor akibat dari Hujan lebat mengguyur Desa Pajahan pada,Kamis (26/11)sekira jam 18.30 wita.
Adapun nama pemilik senderan bangunan rencana tempat suci/sanggah meraja tersebut bernama,Komang Gede (52) asal Banjar Dinas Tanah Sari,Desa Pajahan,Tabanan.Sembari Subagia menambahkan,dalam kejadian tersebut sama sekali tidak ada korban jiwa.